URL – Sebaiknya Relative atau Absolute?

What? Yah itulah kenyataan di dunia SEO, bagi engineer, penggunaan absolute URL tentu bukan best practices, kenapa? Karena tidak dinamis, jika kita mengganti nama domain, maka perlu penyesuaian di sana sini untuk bisa menyesuaikan dengan domain baru. Ini tentu berarti tambahan pekerjaan…

Tapi dari kacamata SEO, beda lagi… Best practice untuk SEO adalah menggunakan absolute URL, ini terkait dengan utamanya crawler budget. Silakan baca tautan berikut untuk penjelasan lebih lanjut…

Optimasi Crawler Budget

Berdasar pengalaman, beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mau melakukan optimasi crawler budget adalah:

  1. Pastikan server Anda sehat, silakan diuji dengan google page speed test, webpagetest atau gtmetrix. Perhatikan ke nilai TTFB.
  2. Struktur internal link yang bagus, tidak usah set nofollow, kecuali untuk halaman statis, misal about, contact, dsb. Kalau mau set blok crawler, lakukan lewat robots.txt
  3. Pastikan ada sitemap dan feed, kedua hal ini membantu crawler menemukan halaman yang ada di web Anda.
  4. Backlink yang berkualitas.

Tentang Priority di Sitemap

Jika pernah melihat berkas sitemap xml, maka di salah satu kolomnya ada yang bernama priority, yang nilainya antara 0.0 sampai 1.0? Apa arti dari nilai-nilai ini? Menurut sitemaps.org, nilai tersebut bermakna seberapa penting sebuah url dibanding dengan url lain bagi mesin pencari. Misal kita memiliki url tag dengan nilai 0.4 dan url single/detail dengan nilai 0.8, maka kita seolah-olah memberi tahu mesin pencari bahwa bobot url single lebih penting dari url tag. Demikianlah kira-kita penjelasannya.

RSS, Sitemap dan Crawler

Barusan baca paragraf berikut di Official Google Webmaster Central:

Sitemaps can be in XML sitemap, RSS, or Atom formats. The important difference between these formats is that XML sitemaps describe the whole set of URLs within a site, while RSS/Atom feeds describe recent changes. This has important implications:

  • XML sitemaps are usually large; RSS/Atom feeds are small, containing only the most recent updates to your site.
  • XML sitemaps are downloaded less frequently than RSS/Atom feeds.

For optimal crawling, we recommend using both XML sitemaps and RSS/Atom feeds. XML sitemaps will give Google information about all of the pages on your site. RSS/Atom feeds will provide all updates on your site, helping Google to keep your content fresher in its index. Note that submitting sitemaps or feeds does not guarantee the indexing of those URLs.

Ternyata untuk optimal crawling, Google merekomendasikan webmaster untuk menyediakan sitemap sekaligus RSS feeds. Sitemap untuk list semua URL, sedang feed hanya list yang terbaru saja.

Setelah selesai dibuat, silakan submit keduanya ke Google Search Console (GWT). Kalau mau baca artikelnya, silakan menuju ke tautan berikut ini.

Best practices for XML sitemaps & RSS/Atom feeds

Optimasi SEO Untuk Halaman Paginasi

Menurut moz, beberapa hal yang patut dipertimbangkan dalam menampilkan halaman paginasi agar optimal SEO-nya adalah:

  • Tampilkan di halaman paling atas, link ke post terbaru atau link bagian lain yang jauh lebih penting dari link paginasi.
  • Tampilkan juga di halaman tersebut tautan ke halaman pertama dari paginasi.

Tujuan dari kedua hal ini adalah untuk memberikan link-juice ke halaman-halaman penting dari sebuah situs.

Continue reading “Optimasi SEO Untuk Halaman Paginasi”

Optimasi Gambar PNG dengan pngquant

Beberapa alternatif command line tool untuk compress gambar png diantaranya pngcrush, optipng dan pngquant dan mungkin ada lagi yang saya belum pernah coba. Di antara ketiganya yang menghasilkan kualitas kompresi paling bagus adalah pngquant. Dari situs resminya disebutkan kalau pngquant bisa compress png sampai 70%. Mau coba?

Continue reading “Optimasi Gambar PNG dengan pngquant”