Gagal Import Database MySQL Karena Berbeda Versi

Ceritanya mau pindahan server, dan karena versi OS lebih rendah, otomatis versi MySQL juga lebih lawas, dan masalah muncul ketika mau import database ke server baru. Solusi?

Install paket mysql-apt-config dari tautan berikut:

https://dev.mysql.com/downloads/repo/apt/

Install, dan jalankan

apt-get update && apt-get upgrade -y

Done

Advertisements

Mengganti IP Address Ubuntu Server 16.04

Seringkali jika kita order dedicated server, kita akan dapat IP address lebih dari satu, dan kadang karena pertimbangan tertentu, kita ingin mengganti IP ke IP lain. Bagaimana caranya?

Sunting berkas /etc/network/interfaces, sesuaikan IP address dengan yang baru kemudian jalankan perintah:

ifdown eth0; ifup eth0

Kalau sedang login via ssh, maka terminal session pasti nge-freeze, karena koneksi terputus, tidak apa-apa, tunggu beberapa saat kemudian lakukan login kembali menggunakan IP yang baru.

Jangan lupa untuk melakukan restart service2 yang terkait dengan IP lama, misal nginx, dan lain sebagainya.

Reference: Configure Networking on Ubuntu

Setup Server Untuk Deployment Proyek Django

Berikut ini setup server Ubuntu 16.04 yang biasa saya lakukan sebelum deploy proyek Django.

$ ssh root@1.2.3.4
# adduser kholidfu
# adduser kholidfu sudo
# apt update && sudo apt-get upgrade -y
# apt install build-essential python-dev python-pip python3
# apt install emacs24-nox git

Setting locale

# edit /etc/default/locale
LC_ALL="en_US.UTF-8"
LANG="en_US.UTF-8"
LANGUAGE="en_US.UTF-8"

Logout dari server, kemudian login lagi untuk mencoba user baru (kholidfu) yang baru dibuat.

$ ssh kholidfu@1.2.3.4
$ sudo pip install virtualenv
$ sudo pip install setuptools
$ sudo pip install supervisor

Setelah itu, lakukan git clone dan buat virtualenv.

$ git clone https://github.com/kholidfu/gitreponame
$ cd gitreponame
$ virtualenv -p python3 .
$ . bin/activate
$ pip install -r requirements.txt

Note:

Dokumentasi ini sifatnya work in progress, akan diupdate sesuai kebutuhan.

 

 

Dari Linux Mint ke Ubuntu Mate

Kalau tidak salah, semenjak versi 5.10, Ubuntu selalu menjadi OS favorit di PC saya, dan ketika Ubuntu menggunakan Desktop Environment Unity, mulai terpikir untuk berganti distro karena Unity terlalu berat di PC saya saat itu. Pilihan akhirnya jatuh ke Linux Mint karena Cinnamon DE jauh lebih ringan dari Unity saat itu. Sejak itu (2014) sampai sekarang (2017) saya menjadi pengguna Linux Mint.

Continue reading “Dari Linux Mint ke Ubuntu Mate”